Tinggalkan Man City, Kompany Jadi Pemain dan Pelatih di Klub Belgia

Tinggalkan Man City, Kompany Jadi Pemain dan Pelatih di Klub Belgia

Tinggalkan Man City, Kompany Jadi Pemain dan Pelatih di Klub Belgia

Berita Bola, Vincent Kompany tidak perlu berpikir lama untuk menentukan masa depannya. Setelah dipastikan lepas dari Manchester City, bek asal Belgia tersebut menambatkan hatinya di klub tempat ia memulai semuanya, yakni Anderlecht.

Manchester City adalah klub ketiga Kompany dalam karirnya sebagai pesepak bola dunia, dan resmi bergabung terhitung sejak tahun 2008 silam. Selama 11 tahun, ia membantu klub berjuluk The Citizens itu meraih 12 trofi dari berbagai ajang.

Sayang, kebersamaannya dengan klub asuhan Josep Guardiola tersebut harus terhenti pada penghujung musim 2018/2019 ini. Tepat setelah menjalani laga final FA Cup kontra Watford pada hari Sabtu (18/5) kemarin, ia mengumumkan kepindahannya.

Kompany tak butuh waktu lama untuk menentukan destinasi berikutnya. 13 musim ia melanglang buana di Jerman serta Inggris, pemain berumur 33 tahun itupun memutuskan untuk kembali ke pelukan kampung halamannya, Anderlecht.

Anderlecht merupakan tempat Kompany memulai karirnya sebagai pemain profesional. Dan di klub tersebut, ia akan memegang peran sebagai pelatih sekaligus pemain.

“Selama tiga tahun ke depan, saya akan mengambil jabatan sebagai Pemain-Pelatih dari RSC Anderlecht,” tulis Kompany dalam surat terbuka yang ia unggah di Facebook, seperti yang dikutip dari┬áThe Sun.

Baca Juga : AC Milan Mulai Nego Maurizio Sarri

“Ini mungkin akan membuat anda terkejut. Ini adalah keputusan paling bersemangat sekaligus rasional yang pernah saya buat,” lanjutnya.

Kisah Kompany bersama Anderlecht jauh lebih panjang dari apa yang telah ia lalui di Manchester City. Di klub raksasa Belgia itulah, ia belajar soal sepak bola dan menempa keahlian sebagai benteng kokoh di depan gawang.

“Sebagai seorang pesepak bola, saya lahir dan dibesarkan di RSC Anderlecht. Sejak umur enam tahun, saya telah bersatu dengan klub itu,” tambah Kompany dalam surat terbukanya.

“Klub bersejarah dengan 34 gelarnya, mereka adalah nomor dua di bawah ketiadaan,” tandasnya.

Kompany memulai sejarahnya di Anderlecht pada tahun 2003, dan langsung bermain reguler pada musim perdananya. Sebelum pergi ke Hamburg di tahun 2006, ia sempat mempersembahkan dua gelar Jupiler Pro League.