Demi Juventus, Allegri Tolak Real Madrid

Demi Juventus, Allegri Tolak Real Madrid

Demi Juventus, Allegri Tolak Real Madrid

Berita Bola, Turin – Massimiliano Allegri sebenarnya punya kesempatan untuk pindah ke Real Madrid. Tapi, karena punya komitmen dengan Juventus, Allegri memilih untuk menolak Madrid.

Allegri, 50 tahun, adalah salah satu figur yang sempat muncul sebagai kandidat pelatih baru Madrid untuk menggantikan Zinedine Zidane. Zidane secara mengejutkan mundur setelah mengantarkan Madrid menjuarai Liga Champions tiga musim berturut-turut.

Allegri membenarkan kabar Madrid sempat mendekatinya. Namun, Allegri tak mengambil peluang bergabung dengan klub raksasa Spanyol itu. Ia memilih untuk bertahan di Juventus.

Madrid pada akhirnya mengangkat Julen Lopetegui sebagai pengganti Zidane, yang kemudian berujung pada pemecatan Lopetegui dari jabatan pelatih timnas Spanyol.

“Anggap saja saya bilang iya ke Juventus. Saya bicara dengan Presiden (Madrid Florentino Perez) sekali dan saya mengatakan bahwa untuk menghormati Presiden (Juventus Andrea Agnelli), yang kepadanya saya sudah berjanji, dan juga untuk menghormati Juventus, saya akan bertahan di Juventus,” ujar Allegri dalam wawancara dengan Sky.

“Itu adalah keputusan yang sudah saya ambil dan sekali pun hal-hal lain bisa terjadi dalam hidup, saya akan mengatakan bahwa saya sudah memutuskan untuk bertahan di Juventus dan menghormati apa yang saya katakan, tanpa mempertimbangkan opsi-opsi lainnya. Tapi, saya harus berterima kasih kepada Presiden Real Madrid yang telah memberi saya kesempatan untuk pergi ke sana,” katanya.

Baca Juga : Fernando Hierro Pelatih Baru Timnas Spanyol

Dalam wawancara yang sama, Allegri juga buka suara soal rumor ketertarikan Chelsea kepadanya.

“Anggap saja bahwa keputusan untuk bertahan di Juventus sudah diambil meski saya berterima kasih kepada mereka yang menginginkan saya. Saya selalu mengatakan bahwa Presiden (Juventus) akan menjadi yang pertama tahu kalau saya ingin pergi, dan Presiden juga harus bilang ke saya kalau dia ingin mengganti pelatih,” kata Allegri.

“Proyek Juventus diperbarui tiap musim dan tiap musim kompetitif. Lalu Juventus adalah salah satu tim paling tangguh di dunia. Bagaimanapun, Juventus adalah salah satu yang terbaik di Eropa selama empat tahun terakhir dan kami berpikir akan bisa terus memperbaiki apa yang sudah kami mulai empat tahun lalu,” tuturnya.

Selama empat musim melatih Juventus, Allegri selalu berhasil mempersembahkan scudetto dan trofi Coppa Italia tiap musimnya. Ia juga dua kali mengantarkan Bianconeri ke final Liga Champions meski timnya harus puas jadi runner-up.