Musim Penuh Surprise di Premier League

Musim Penuh Surprise di Premier League

Musim Penuh Surprise di Premier League

Agen Bola Tangkas, Jakarta – Rangkaian hasil-hasil tidak terprediksi nampak di Premier League musim ini. Kehadiran Leicester City di puncak klassemen serta Chelsea yang terpuruk di urutan 14 menyimpulkan itu seluruhnya.

Pas satu tahun lantas, di Desember 2014, Leicester ada di basic klassemen. Namun satu tahun lalu, Desember 2015 ini, The Foxes bertengger di puncak. Mereka untuk kali pertama dalam 15 th. paling akhir mengangkangi beberapa raksasa seumpama Manchester United, Manchester City, Arsenal, serta tentu Chelsea sang juara bertahan.

Chelsea sendiri alami musim yang luas umum mengecewakan selama ini. John Terry dkk ada di posisi 14 klassemen, hanya 15 poin mereka mempunyai dari 15 kompetisi. Mereka hanya unggul dua angka dari Newcastle United yang jadi club paling atas di zona degradasi.

Bukanlah itu saja surprise yang berlangsung di Liga Inggris musim 2015/2016 ini. Bila di buat jenis sejenis rantai makanan, jadi semua 20 club telah sama-sama menaklukkan membuat suatu lingkaran yang utuh.

Waktu Chelsea terseok untuk temukan performanya serta Leicester tampak penuh surprise berbarengan Jamie Vardy, beberapa raksasa yang lain (MU, City, Arsenal, serta Liverpool) susah temukan ketekunan. Lihatlah bagaimanakah City dapat dihantam Tottenham Hotspur 1-4, Arsenal ditaklukkan WBA 1-2, atau MU yang tuduk 1-2 di tangan Swansea.

Kembali pada Chelsea, ‘Si Biru’ saat ini jadi club juara dengan start terburuk sesudah 15 minggu terlalui. Rekor itu pada awal mulanya dipunya Blackburn Rovers.

Walau sebenarnya di musim 2005/2006, selesai jadi juara di musim pada awal mulanya, Chelsea bisa 40 poin dari 15 kompetisi pertama. Itu yaitu rekor start paling baik sang juara bertahan, menyamakan yang dicatatkan Manchester United di musim 1993/1994.

Hal-hal lain yang menarik dari musim 2015/2016 ini yaitu ketatnya persaingan di papan atas. Sekarang ini hanya ada enam poin sebagai jarak pada Leicester dengan Tottenham Hotspur (posisi 5). Dalam 10 th. paling akhir hanya sekali berlangsung papan atas jalan seketat ini, yaitu pada 2010/2011.

Satu diantara pemicu timbulnya fenomena itu yaitu banyak kekalahan yang telah didapat klub-klub besar. City telah kalah empat kali, Arsenal tunduk tiga kali. Sesaat Chelsea telah delapan kali tidak berhasil bisa poin.

Musim ini semakin telah diperkirakan lantaran prosentase kemenangan tim-tim away sangatlah besar. Dari 150 kompetisi yang telah dihelat, terdaftar ada 51 kemenangan away. Angka itu setara dengan 34%. Jauh melebihi rata-rata kemenangan away di Premier League yang sebesar 27, 25%.

Lantas bagaimanakah dengan Leicester? Sebarapa lama mereka dapat ada diatas? Atau, dimana mereka bakal finis pada akhir musim kelak?

Baca Juga : Meski Seret Gol, Rooney Terus Dikira Beresiko

Selama histori Premier League, tim yang ada di puncak sesudah 15 kompetisi prosentase kesuksesan jadi juara sebesar 47, 8%. Angka itu melonjak sampai 72, 2% bila diciutkan dalam 11 musim paling akhir.

Juga sebagai perbandingan, MU telah delapan kali ada di puncak klassemen sesudah liga menyelesaikan 15 kompetisi. Dalam peluang itu MU jadi juara di 8 peluang. Namun dari delapan club tidak sama yang ada di puncak klassemen pada step ini, hanya MU, City, serta Chelsea yang menyelesaikannya dengan jadi juara. Sekian diambil dari BBC.