Telah 2 Th. Upah Belum Juga Dibayar, Pemain Asing Ini Bakal Surati Presiden

Telah 2 Th. Upah Belum Juga Dibayar, Pemain Asing Ini Bakal Surati Presiden

Telah 2 Th. Upah Belum Juga Dibayar, Pemain Asing Ini Bakal Surati Presiden

Agen Bola Tangkas, Jakarta – Masih tetap ingat dengan Shin Hyun Joon yang 2 th. lantas menyampaikan nasib ke PSSI karena belum digaji club? Hingga detik ini upah pemain asing asal Korea Selatan itu belum juga dilunasi. Ia juga bakal menyurati Presiden, Menpora, Kapolri, serta Kedubes Korsel.

Shin adalah bekas pemain yang salah satunya pernah membela Perseman Manokwari. Dia tertunggak upahnya sebesar Rp 500 juta di club ini.

Tidak cuma di Perseman, Shin juga belum memperoleh haknya dari dua club pada awal mulanya yaitu Deltras Sidoarjo sebesar Rp 100 juta serta PSMS Medan Rp 150 juta. Keseluruhan, ada Rp 750 juta upah Shin yang masih tetap belum dibayarkan oleh tiga club Indonesia.

Shin sesungguhnya pernah coba melaporkan permasalahan ini pada PSSI pada 2013 lantas. Tetapi, tidak ada respon selanjutnya dari federasi sepakbola Indonesia itu. Mereka bahkan juga main lempar tanggung jawab, dengan menyuruhnya melaporkan pada PT Liga Indonesia serta APPI.

Nyaris dua th. lamanya bukanlah saat yang sebentar untuk Shin untuk menanti upahnya dibayar. Terasa kesabarannya sudah habis, dia pada akhirnya berupaya menjumpai Menpora Imam Nahrawi.

Kehadirannya itu juga sekalian mengemukakan surat laporan perihal nasibnya pada Menpora. Dia pasti akan kirim surat pada Presiden, Kapolri, serta Kedubes Korsel.

” Saya telah siapkan surat untuk Presiden, Menpora, Kapolri serta Dubes Korsel. Seluruhnya saya berikan bukti-bukti, seluruhnya ada didalam surat itu, ” tutur Shin waktu didapati di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

” Saya telah coba menghubungi manajemen club namun mereka tidak pernah menjawab. Telephone saya juga diblok sama mereka. Saya telah tidak paham lagi ingin bagaimanakah, ” lanjutnya.

Disebabkan penunggakan upah yang dirasakannya, pemain berposisi gelandang itu luntang-lantung di Jakarta lantaran tidak mempunyai duit untuk pulang ke negara aslinya. Dia membiayai hidup setiap harinya lewat turnamen tarkam.

Baca Juga : Liverpool Diklaim Selangkah Lagi Peroleh Firmino

” Saya main tarkam dimana saja, di Jakarta, Bekasi, yang utama saya bisa duit. Buat makan saja saya susah, saya hanya dapat makan warteg terkadang ketoprak, ” katanya.

Shin mengharapkan pemerintah, kepolisian, serta Kedubes Korsel dapat selekasnya membantunya untuk meminta haknya pada klub-klub itu. ” Saya mengharapkan ada kepastian masalah nasib saya itu saja. Mudah-mudahan mereka ingin menolong, ” berharap Shin.